Ini Tanggapan Kepala DLH tentang Serangan Kera Ekor Panjang di Desa Sidomukti Magetan

Struktur Organisasi

Baru-baru ini, warga di Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Magetan dikagetkan dengan kehadiran monyet ekor panjang. Dalam hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Magetan, Saif Muchlisun, menjelaskan bahwa serangan monyet ini sering terjadi sebagai akibat dari perubahan habitat mereka.

Kera ekor panjang adalah binatang yang sangat rajin mencari makanan, dan biasanya ada sekitar enam bulan di suatu tempat. Pada awalnya hanya ada dua ekor, tetapi sekarang sudah ada delapan ekor. Kera ini sering terlihat di pagi dan sore hari, mencari makanan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Namun jika habitat mereka terganggu, mereka akan beralih ke area permukiman manusia untuk mencari makanan.

Tim dari DLHP bekerja sama dengan BPBD dan BKSDA untuk menangani laporan tentang monyet berekor panjang yang turun di Desa Sidomukti dan merusak kebun warga. Pihak kami telah melakukan survei langsung ke lokasi yang dilaporkan.

Jika terjadi kejadian serupa di masa depan, lapor ke DLHP dan akan diteruskan ke BKSDA Wilayah II Madiun untuk melakukan survei dan evakuasi seperti yang dilakukan sebelumnya di Lanud Iswahyudi,” tambahnya.

Saif menekankan pentingnya peningkatan kesadaran melalui pendidikan untuk mewujudkan langkah-langkah jangka panjang dalam melindungi habitat satwa liar. Ini termasuk mengedukasi masyarakat tentang bagaimana berinteraksi secara aman dengan satwa liar dan pentingnya menjaga ekosistem yang sehat bagi mereka. Kami akan terus menyelenggarakan sosialisasi ini agar bisa mencapai tujuan jangka panjang kita.

Salah satu cara yang dapat membantu mengurangi konflik satwa liar adalah dengan memberikan sosialisasi tentang pengelolaannya. Kami juga mendorong masyarakat untuk mencoba berbagai metode penanganan konflik secara bersama-sama. Selain itu, kami juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati jika terdapat satwa liar di sekitar rumah guna mencegah korban jiwa,” tambahnya.

Selain itu, kami terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Magetan sesuai dengan Inpres No. 1 Thn 2023 tentang penekanan pada kehati dalam pembangunan yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama dan kami berharap dapat mencegah kejadian serupa di masa depan.